Hewan hewan yang berasal dari Sumatera

    Pulau Sumatera menjadi rumah bagi beragam satwa endemik. Salah satunya yang paling terkenal adalah harimau Sumatera. 
    Hewan endemik Pulau Sumatera memiliki peran penting bagi ekosistem tempat mereka tinggal sehingga keberadaannya perlu dijaga.

Badak Sumatera


    Tak hanya harimau dan gajah, spesies badak terkecil di dunia pun ada di Pulau Sumatra. Badak sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) tumbuh hingga 4 meter dan bobot 950 kg. Mereka merupakan satu-satunya spesies yang tersisa dari genus Dicerorhinus, dan mereka terbilang unik karena tubuhnya berambut dan merupakan satu-satunya spesies badak Asia yang punya dua cula.

    Laman World Wildlife menyebut bahwa sebenarnya dulu, badak sumatra tersebar hingga ke kawasan Himalaya timur dan India, Myanmar, Thailand, hingga Vietnam dan China. Namun kehilangan habitat membuat populasi mereka tinggal tersisa di Pulau Sumatra dan sedikit di Kalimantan.

Fakta fakta unik tentang Badak Sumatera

1. Badak adalah mamalia terbesar kedua setelah gajah.

    Badak putih Afrika adalah jenis badak terbesar di dunia, beratnya saja bisa mencapai 3 ton. Sementara badak Sumatera adalah badak terkecil yang beratnya mencapai 800 kilogram (kg). Saat ini jenis badak yang masih tersisa di dunia adalah badak putih, badak hitam, badak Sumatera dan badak Jawa.

2. Badak di Indonesia paling terancam keberadaannya.

    Terdapat tiga macam badak yang tersebar di benua Asia, di antaranya badak India, badak Jawa dan badak Sumatera. Namun, badak yang terdapat di Indonesia yang keberadaannya semakin terancam akibat maraknya perburuan liar.

3. Kulit Badak sangat tebal dan sensitif.

    Badak berbadan besar dan berkulit tebal, akan tetapi kulit badak sangat sensitif terhadap cahaya matahari. Selain itu, meski memiliki ketebalan hingga 1,5 cm, kulit badak mudah terluka. Inilah salah satu alasan mengapa badak sering melumuri kulitnya dengan lumpur. Tujuannya agar kulitnya tetap terlindungi.

4. Mata badak rabun

    Salah satu penyebab mengapa badak mudah menyerang adalah karena matanya rabun jauh. Badak akan terkejut jika ada gerakan dari jauh, yang menyebabkan badak mudah marah dan was-was. Meskipun rabun jauh, indera penciuman dan pendengarannya sangat tajam.


5. Badak merupakan hewan penyendiri

    Badak hidup menyendiri di suatu wilayah kekuasaanya dengan luas wilayah kekuasaan seekor badak berkisar 200-400 hektare. Badak tidak hidup berkelompok, jika ada yang datang ke wilayah kekuasaanya, badak akan menyerang dan mengusirnya.


6. Usia badak setengah usia manusia.

    Badak bisa mencapai usia 45 tahun. Badak jantan mengalami kedewasaan pada usia 7 atau 8 tahun, sementara badak betina mengalami kedewasaan pada umur 5 atau 6 tahun. Badak betina melahirkan satu ekor anak badak dan menyusuinya hingga usia badak mencapai 3 tahun.



Sumber:https://peternakan.sariagri.id

Sumber:https://www.idntimes.com

Komentar

Posting Komentar