Hewan yang berasal dari Sumatera
Pulau Sumatera menjadi rumah bagi beragam satwa endemik.
Salah satunya yang paling terkenal adalah harimau Sumatera.
Hewan endemik Pulau Sumatera memiliki peran penting bagi ekosistem tempat mereka tinggal sehingga keberadaannya perlu dijaga.
Monyet Kedih
Ada yang tau jenis monyet satu ini? Terlihat seperti monyet kebanyakan tapi raut mukanya kok sedih banget?
Yup, fauna yang satu ini biasa dikenal dengan nama kedih. Untuk lebih jelasnya, Setiafakta membahas lebih dalam mengenai monyet bermuka sedih ini
Monyet kedih (Presbytis thomasi) adalah primata asli Indonesia yang berhabitat di Pulau Sumatera. Monyet kedih ini pertama kali ditemukan di Aceh, tidak jauh dari Sungai Wampu dan Simpangkiri.
Penyebaran monyet kedih dapat ditemukan di wilayah hutan Aek Nauli hingga Suaka Marga Satwa Rawa Singkil.
Klasifikasi Kedih
Dilansir dari Instagram @WWF(world wide fund), Lutung Thomas (Presbytis thomasi) adalah spesies kolobin endemik Sumatera bagian utara, Indonesia.
Meskipun distribusinya terbatas, spesies ini dapat memberikan wawasan tentang sosial-ekologi primata folivora (pemakan daun).
Kedih berada di hutan primer dan sekunder tropis, dari permukaan laut hingga ketinggian 4.921 kaki (1.500 m). Perkebunan pohon karet menyediakan habitat alternatif bagi monyet.
Lutung grizzled Sumatera dan Lutung Thomas adalah teman tambahan untuk spesies ini, yang masa depannya berada dalam bahaya karena kerusakan habitat.
Kedih jantan dan betina memiliki ukuran yang sama, dengan berat antara 11 dan 17,6 lb (5-8 kg).
Kedih dapat hidup sekitar 20 hingga 29 tahun. Ahli biologi satwa liar berspekulasi bahwa umur yang lebih pendek di alam liar kemungkinan karena penghancuran habitat alami spesies, perburuan oleh manusia, predator alami, dan serangan dari kelompok primata tetangga.
Seperti diketahui, Meskipun mereka “folivora” (pemakan daun), mereka juga makan buah-buahan, bunga, dan sesekali toadstool atau batang kelapa, serta kadang-kadang mengkonsumsi hewan kecil seperti siput tanah dengan gigi tajam mereka.
Gigi tajam Kedih memungkinkan mereka menembus kulit atau rind buah-buahan keras dan melalui tandan tebal daun. Untuk memenuhi kandungan air yang mereka terima dari makanan, monyet Kedih minum dari kolam air yang dikumpulkan di lubang pohon.
Dikenal karena sikap tenang dalam interaksi dengan spesies lain yang memiliki habitat yang sama, kedih menunjukkan perilaku teritorial ketika sumber daya makanan langka atau ketika habitat mereka terancam.
Sementara itu, Josh fotografer untuk WWF sangat beruntung berhasil membidik foto Kedih. Josh mengatakan, Kedih atau monyet daun thomas terancam kehilangan habitat,masalah parah bagi species yang populasinya makin terbatas.
" Saya sangat senang menemukan dan memotret Kedih pada kunjungan perdana ke hutan di Sumatera Utara" ujar Josh.***
tumben liat binatang kek gitu
BalasHapusOk sngtt mmbntu untuk mnambah wawasan👍
BalasHapus